BLITAR — Semangat kemanusiaan dan kepahlawanan bergema kuat dalam kegiatan Outing Class yang diselenggarakan oleh Palang Merah Remaja (PMR) Madya Unit MTsN 8 Blitar pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Mengusung semangat "Jas Merah Jangan Melupakan Sejarah", para anggota PMR berkunjung langsung ke situs bersejarah Monumen Peniwen Affair yang terletak di Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang.
Kegiatan edukatif berbasis ruang terbuka ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam bagi para peserta didik mengenai rekam jejak perjuangan PMI dan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Peniwen pada 19 Februari 1949. Melalui kunjungan ini, para siswa tidak hanya belajar teori kepalangmerahan di dalam kelas, tetapi juga menyaksikan langsung bukti sejarah keteguhan para pejuang medis kemanusiaan di masa lampau.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pengenalan sejarah dan sarasehan di area monumen, di mana para peserta menyimak kisah perjuangan yang melatarbelakangi berdirinya Monumen Peniwen Affair. Dalam suasana penuh kekeluargaan dan khidmat, dilakukan pula penyerahan kenang-kenangan karya siswa berupa poster edukasi PMR kepada pihak pengelola monumen.
Puncak acara ditandai dengan foto bersama di depan monumen ikonik bersejarah tersebut. Seluruh anggota PMR Madya MTsN 8 Blitar tampak antusias membentangkan spanduk kegiatan seraya mengenakan seragam kebanggaan dan syal biru khas PMR.
Melalui kegiatan Outing Class ini, diharapkan nilai-nilai Tribakti PMR serta prinsip dasar gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional khususnya kepedulian, kesukarelaan, dan nilai kemanusiaan dapat tertanam semakin kuat di dalam jiwa setiap anggota PMR Madya Unit MTsN 8 Blitar.